Aku sudah lelah berlari. Lelah juga ditinggal pergi. Ya sudah, mau apa. Hati tak bisa dipaksa.
Apa yang dulu aku pikirkan? Sejujurnya tidak ada yang sempat kupikirkan. Jadi tentu saja semuanya ilusi belaka. Bikinan otakku saja.
Motivasiku adalah dia. Memang jadinya tidak sia-sia. Tapi dia makin hari makin fana. Apa motivasiku ujung-ujungnya hampa?
Lama-lama lelah juga berharap terus. Padahal sudah tahu tidak ada harapan. Mungkin sisa waktu 1 bulan bisa aku gunakan untuk perlahan-lahan berhenti berlari.
Aku tidak ingin mengeluh atau bertanya-tanya,
tapi,
lelah juga lama-lama memikirkannya terus.

0 books:
Post a Comment